Rabu, 01 Februari 2012

CARA MEMBUAT BIBIT JAGUNG MANIS



CARA MEMBUAT BIBI JAGUNG MANIS
Untuk membuat bibit jagung manis pertama – tama kita harus mencari lahannya dulu yang cocok untuk pembibitan jagung manis yaitu : 1. Radius satu kilo meter tidak ada tanaman jagung yang sedang berbungan berbarengan . hal ini untuk menghindari terjadinya persarian bebas dengan varietas lain. Sebaiknya tempat tanam di tengah pesawahan yang dipastikan dalam radius satu kilo meter tidak ada tanaman jagung yang sama-sama berbunga.
Jagung Manis adalah tanaman yang sangat gampang untuk di pelihara dan mempunyai prospek yang bagus saat di panen, sedbab harga jual bibit jagung jauh lebih tinggi disbanding dengan harga jual untuk konsumsi.

Menanam jagung manis untuk bibit relatif gampang. Setelah lahan dicangkul sampai halus, barulah ditugal dengan kedalaman tiga sentimeter untuk menaruh bibit yang akan ditanam.

Kemudian, bibit ditimbun sekadarnya. Tekstur tanahnya harus gembur. Tidak boleh diinjak karena dapat menyebabkan tanah menjadi padat. Setiap lubang diisi sebutir benih dengan jarak 20x70 sentimeter dua butir untuk jarak tanam 20 x 80 senti meter
Pada umur empat hari setelah bibit tumbuh, pupuklah dengan pupuk berimbang (Urea, TS, dan KCL). Dengan dosis 2 gram per lobang tanam.
Kemudian, pada umur 35 hari pemupukan kedua dengan jenis pupuk sama. Usai pemupukan, jagung tidak dirawat lagi walaupun ditumbuhi rerumputan untuk menjaga agar tidak mengganggu proses perbungaan sampai siap dipanen.
Dalam satu batang, jagung manis memiliki satu–tiga tongkol, tapi untuk menjaga agar buah maksimal satu batang ditinggalkan satu tongkol. Sedangkan soleng (buah muda) bisa dipanen dan dijual untuk konsumsi sayur pada umur 50 hari. Dengan menjual soleng tersebut, biasanya mampu mengembalikan modal petani untuk pengadaan pupuk dan bibit, sehingga petani mendapatkan keuntungan utuh saat panen.
Selain soleng, daun jagung juga bisa dijual untuk pakan ternak.
Dalam satu hektare menghabiskan 200 kg Urea, 100 kg TS, dan 100 kg KCl, untuk dua kali pemupukan. Tetapi, lebih memuaskan dibantu dengan pupuk kandang untuk mengurangi pupuk kimia. Pada kondisi sekarang, jagung muda dapat dipanen pada umur 70 hari. Waktu panen singkat itu ditambah lagi dengan pengolahan yang tidak sulit.
Jika ada gejala serangan hama atau penyakit, segera konsultasikan dengan penyuluh pertanian yang ada atau semprotkan pestisida organik. Penggunakan pestisida digunakan secara bijaksana. Artinya, jika baru terdapat gejala serangan hama/penyakit segera ditanggulangan atau disemprot denganpestisiada organic yang ramah lingkungan.
Tanaman jagung membutuhkan air yang cukup untuk pertumbuhan dan memberikan hasil produksi yang baik. Air diperlukan saat penanaman, pembungaan (45–55 hari) dan pengisian biji (60–80 hari). Perlu diperhatikan drainase yang baik dan hindari tanaman tergenang air.
Yang perlu diperperhatikan dalam pemeliharaan jagung manis untuk bibit disamping pemeliharaan seperti halnya untuk konsumsi, untuk bibit ada lagi yang sangant penting di perhatikan, yaitu dalam pengamatan serangan hama dan Penyakit, apa bila di pertanaman Jagungmanis untuk dijadikan bibit terdapat serangan hama atau penyakit, harus segera dimusnahkan atau di jauhkan dari areal kebun, sebaik nya di bakar diluar kebun. Sebab ini akan mengakibatkan kwalitas bibitnya kurang baik. Jadi yang di pelihara adalah yang sehat- sehat saja. Sehingga yang dihasilkan nanti benih yang berkwalitas.
Panen dan Pemasaran Hasil
Tanaman jagung manis untuk bibit dapat dipanen jika sudah berumur 90- 100 hari.
Ciri jagung untuk bibit dapat dipanen: Kelobot (bungkus janggel jagung) sudah merunduk, berwarna cokelat muda dan kering serta bijinya  bila di kelupas kelihatan  mengkilat.
Setelah dipanen, jagung dipipil dan dikeringkan hingga kadar air 15%, sebaiknya dipanen saat jagung sudah benar-benar kering. Jagung dipaking dengan kemasan mulai 0,25 kg , kemasan 0,5 kg dan kemasan 1kg ke dalam plastic yang tebal dan diberu label , jangan lupa dalam kemasan di cantumkan tanggal produksi , daya kecambah dan tanggal kedaluarsa bibit , yaitu tiga bulan setelah selesai dipking. Kalau setelah tiga bulan belum terjual atau terpakan harus diadakan lagi pengujian daya kecambah. Dengan cara di ambil 100 biji ditanam diatas kapas yang telah diberi nutrisi. Setelah empat hari lihat berapa biji yang jadi ( itu menunjukan persentase daya kecambah bibit jagung manis. Setelah selesai dikemas dan dilabelin jagung manis  siap dijual dengan harga yang layak.
Selamat mencoba Mitra Tani.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar