Rabu, 01 Februari 2012

CARA PEMUPUKAN JAGUNG MANIS

Sebelum kita menanam jagung manis yang paling penting kita memperhatikan Cara pemupukan dan dosisi pupuk serta jenis pupuk yang di aplikasikan.
Yang paling penting kita periksa dulu kesuburan tanahnya,sebaiknya kita membvuat dulu Pupuk organik dan pupuk organik Cair khusus yang di perlukan untuk kebutuhan tanaman jagung manis. Pertama kita perhatikan dulu di mana Jagung manis itu akan di tanam, misalnya di tanah sawah atau tegalan, waktu tanam musim hujan atau kemarau. Ini semua menurut pengalaman saya ada perbedaan perlakuan pemupukan namun dampaknya terhadap produksi lumayan besar. Kita mulai persiapan pupuk untuk jagung manis yang akan di tanah sawah pada musim kemarau. 1. Persiapan pembuatan Pupuk Organik dan Pupuk Organik Cair. yang paling bagus penanaman Jagung manis di Musim Kemarau adalah penggunaan Pupuk Organik Cair, dengan diaplikasikan yang berfungsi ganda, ya sebagai pupuk penyubur tanaman juga sekaligus sebagai penyiraman. disini saya akan berbagi pengalaman tentng cara pembuata POC (Pupuk Organik Cair) untuk tanaman jagung.
1.      Pembuatan Pupuk  Organik Cair Permentasi
Proses pembuatan pupuk cair organik berlangsung secara anaerob atau secara fermentasi tanpa bantuan sinar matahari.
Bahan: Sampah organic basah, rajang dan padatkan --- ½ karung uk.25 kg
Larutan media:
§        Cairan molase --- 500 ml
§        Air bekas cucian beras (cucian pertama) --- 1 liter
§        Air kelapa yang sudah tua --- 1 liter
§         Air bersih --- 7 liter
Peralatan:
§      Ember tertutup uk. 20 lt
§  Karung serat sintetis
§  Tali
Cara pembuatan:
§  Masukkan sampah organic ke dalam karung dan tekan sampai padat, lalu ikat.
§  Masukkan larutan media ke dalam ember. Masukkan karung (1) ke dalam ember hingga terendam seluruhnya.
§  Berikan beban diatas karung tersebut agar tidak mengapung. Tutup rapat hingga udara tidak dapat masuk.
§  Simpan selama 7-10 hari di tempat teduh dan terhindar dari sinar matahari langsung.
§  Setelah proses fermentasi selesai, angkat karung (1) dan pisahkan dari larutan media.

Pupuk cair organic sudah dapat digunakan:
§  Untuk pemupukkan daun dengan penyemprotan 100:1 (500 ml air : 5 ml pupuk cair organic).
§  Untuk pemupukkan akar dengan menyiramnya 500:1 (5 lt air : 10 ml pupuk cair organic).
§  Untuk mengurangi bau khas pupuk cair organic dapat dicampur dengan perasan air jeruk citrun atau daun pandan.

2.      Pupuk Organik Dari Urine KelinciThis is a featured page 
Cara Pembuatannya :
Bahan dan Alat
a. Bahan :
1. Urin Kelinci : 100 liter
2. Laos / Lengkuas : 5 kg
3. Temu ireng : 5 kg
4. Jahe : 5 kg
5. Kencur : 5 kg
6. Kunyit : 5 kg
7. Daun Sambiloto/Mimbo : 5 kg
8. EM4 : 200 – 400 cc
9. Mikroba Probiotik : 300 cc
10. Limbah ikan keringTerasi : 2 kg
11. Tetes tebu : 2 liter
b. Alat :
1. Pisau
2. Alu dan Lumpang
3. Penggiling daging
4. Drum Plastik
c. Cara membuatnya
  • Semua empon-empon diiris-iris pakai pisau kemudian ditumbuk bersamaan dengan daun sambiloto / mimba
  • Sesudah ditumbuk kemudian digiling 
  • Masukan urin kelinci dalam drum yang sudah disiapkan. 
  • Masukan semua empon-empon, tetes, EM4, limbah ikan/terasi dan mikroba probiotik (Azotobacter). Aduk sampai rata kira-kira ½ jam 
  • Tutup drum dan diamkan. Letakan drum di tempat yang terlindung dari sinar matahari dan curah air hujan langsung. 
  • Setiap hari aduk dua kali dan tutup kembali 
  • Dalam waktu sekitar 1 bulan, campuran air kencing kelinci sudah jadi dan dapat digunakan untuk pupuk organik cair. 
d. Cara penggunaan pupuk organik cair urine kelinci plus
250 ml pupuk organik cair urien kelinci plus dicampur dengan 14 liter air bersih, dan semprotkan pada seluruh bagian tanaman.
Selain dapat memperbaiki struktur tanah, pupuk organik cair urin kelinci Plus bermanfaat juga untuk pertumbuhan tanaman, herbisida pra tumbuh dan sekaligus dapat mengendalikan serangan hama penyakit. Mengusir hama tikus, walang sangit dan serangga kecil pengganggu lainnya.

3.      Pupuk Organik Cair dari Sampah Organik Basah Atau Hijauan
proses pembuatan pupuk cair organik berlangsung secara anaerob/secara fermentasi tanpa bantuan sinar matahari.
Bahan-bahan :
§  Sampah organik basah atau hijauan , saya biasa menggunakan buah tomat afkir hasil panen yg tidak di beli oleh distributor , sampah di rajang .
§  Cairan molase / atau gula putih/merah 1/2 kg.
§  Air bekas cucian beras/tajin dari cucian pertama 1 liter.
§  Air kelapa yg sudah tua 1 liter.
§  Air bersih 7 liter, lebih bagus jika pakai air sumur/air tanah.jangan menggunakan air ledeng karena mengandung kaporit.
Cara pembuatan:
§  Masukkan sampah/hijauan atau buah tomat.kedalam karung beras dan tekan sampai padat.
§  Ikat karung.
§  Buat larutan media dengan mencampurkan bahan tadi masukkan kedalam ember ukuran 20 liter. untuk gula merah tadi di cairkan dahulu.
lalu masukkan hijauan/sampah yg di dalam karung tadi ke dalam ember kasih pemberat agar sampah di dalam karung tidak mengapung.
§  Tutup ember dengan rapat sehingga udara tidak masuk.
§  simpan ember di tempat teduh ,terhindar dari sinar matahari.
simpan selama 7-10 hari , setelah 7-10 hari
§  Angkat karung sampah tadi , sampahnya bisa jadi kompos sedangkan cairan tadi menjadi pupuk cair organik.
§  Fermentasi yg berhasil di tandai dengan adanya bercak-bercak putih pada permukaan cairan.  Pupuk cair bisa lansung di gunakan dengan cara di siramkan ketanah atau di semprotkan ke daun tanaman , dengan dosis pupuk daun 100:1 / 100liter air: 1 liter pupuk cair , untuk akar/siram ketanah 500:1 . pemakaian seminggu sekali untuk musim kemarau , 3 hari sekali jika musim penghujan. Cara mengaplikasikannya disiramkan tiga hari sekali. di dalam POC ini sudah mengandung beberapa unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman Jagung Manis. Jadi Penggunaan Pupuk kimianya cuma pelengkap saja. Yaitu waktu tanam sebagai perangsang ditaburkan  disekitar biji jagung dengan jarak 10 cm sebanyak 1 - 2 gram NPK per lobang tanam tanaman. yang sebelum tanam lahan sudah di taburi pupuk organik dengan dosis 5 - 10 ton per hektar . Caranya pupuk organik ditaburkan dekat lobang tanaman dengan jarak 10 cm dari calon tempat biji jagung. selajutnya sebagai pupuk susulan untuk meningkatkan rasa manis pada umur 21 - 35 hari setelah tanam di pupuk dengan KCL sebanya 1 gram per pohon.selajutnya dipertahankan keadaan kebun harus selalu bersih,daun yang paling bawah harus dirompes sebab akan mengundang penyakit bulai/ kresek dan akan mudah berkembangnya hama ulat tonggkol.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar